Tuesday, 19 September 2017

RITUAL GAIB MENOLAK BANJIR


Dengan melobi penguasa gaib bengawan Solo, maka segala bencana yang diakibatkan sungai ini bisa dicegah.

Terkait dengan bencana banjir yang selalu melanda warga di sekitar Bengawan Solo, baik KRHT Kresna Handayaningrat (Kresna) maupun Ki Gede Solo (salah satu spiritualis kota Solo), semuanya sepakat kalau penyebabnya karena mulai lunturnya spiritualitas dari masyarakat.  Lunturnya spiritualitas inilah yang kemudian berpengaruh pada sikap dan perilaku warga di sepanjang bengawan untuk tidak peduli lagi pada kondisi sungai ini.  Ketidak pedulian itu akhirnya diwujudkan dengan berbagai bentuk pengrusakan lingkungan di sekitarnya, terutama di daerah-daerah penyangga.  Akibatnya saat musim kemarau, debit air di sungai ini sangat minim.  Dan kondisi sebaliknya terjadi di saat musim hujan.  Debit air naik, hingga sungai meluap dan menenggelamkan seluruh kawasan di sekitarnya.  Tak hanya itu, kini tak ada lagi bentuk-bentuk ritual yang dulu kerap dilakukan warga di sekitar Bengawan Solo yang tujuannya untuk sekedar Caos Dahar kepada danyang penguasa sungai.  Cukup efektif, untuk menjaga keharmonisan hubungan antara kehidupan warga di sekitar sungai dengan makhluk gaib penguasa sungai.  Yang mana hal itu akan berdampak pada terhindarnya warga dari amukan penguasa Bengawan Solo yang bisa menenggelamkan segala sesuatu di sekitarnya.


Dan bila sudah terjadi banjir, maka permasalahan akan menjadi lebih rumit.  Karena pada dasarnya banjir adalah salah satu bencana yang sulit untuk ditangkal dengan prosesi-prosesi ritual tertentu.  Sebab sesuai dengan sifat alami air yang selalu mengisi tempat yang lebih rendah, maka banjir akan sulit diatasi bila debit air sudah melebihi batas maksimal dan kemudian meluap.  Namun demikian bukan berarti tidak ada upaya yang bisa dilakukan untuk sekedar mengantisipasi datangnya bencana tersebut.  Dengan bisa melobi para penguasa gaib di suatu tempat di sekitar sungai, amak kawasan itu kemungkinan besar akan bisa terselamatkan dari luapan banjir.  Dan fenomena seperti ini bukan hal yang aneh di masyarakat.  Sebab kerap kali bisa ditemui, beberapa tempat keramat bisa terhindar dari terjangan air bah atau banjir, meski secara logika tempat itu harusnya juga ikut menjadi korban.  “Inti dari ritual itu kan melobi penguasa gaib di tempat tertentu.  Tujuannya agar mereka bisa membantu menghindarkan warga di sekitarnya dari bencana yang akan melanda,” terang KRHT Kresna.



KOMITMEN BERSAMA
Meski begitu, Kresna dan Ki gede Solo juga mengingatkan bahwa hal terpenting yang harus dilakukan adalah merehabilitasi daerah-daerah penyangga termasuk daerah hulu tempat sumber Bengawan Solo berasal.  Proses rehabilitasi yang dimaksud adalah penghutanan kembali atau reboisasi.  Sebab dengan pulihnya lagi kawasan-kawasan vital di sekitar Bengawan Solo, maka ancaman dari sungai ituu akan bisa diminimalisir.  Nah, dalam proses pemulihan kembali hutan-hutan yang rusak itu, Kresna mengatakan perlu diiringi dengan ritual yang disebutnya dengan ritual Dasa Bena, yang dilakukan di pusat sumber air Bengawan Solo.  Dalam hal ini terletak di daerah Dlepih, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.  Ritual ini pada dasrnya hanya berupa selamatan biasa dengan sesajian yang umum dipakai.  Hanya saja yang terptenting adalah kehadiran dari tiap-tiap kepala daerah dari wilayah yang dilewati sungai ini.

Kehadiran para kepala daerah ini penting, karena menyangkut komitmen bersama untuk menjaga eksistensi sungai terpanjang di Pulau Jawa itu.  Di dalamnya ada prosesi pengambilan sumpah dari seluruh kepala daerah, yang kemudian dilanjutkan dengan selamatan dan penanaman pohon di lokasi ritual.  Yang mana penanaman ini pun juga harus dilakukan oleh tiap-tiap kepala daerah, untuk kemudian diikuti oleh seluruh orang yang hadir pada ritual tersebut.  “Bengawan solo ini kan setidaknya melewati sepuluh Kabupaten (Wonogiri, Sukoharjo, Solo, Sragen, Blora, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik).  Karena itu masing-masing orang yang berkuasa di tempat itu dalam hal ini bupati atau walikota harus bertanggung jawab sepenuhnya pada kondisi sungai ini.  Makanya sebagai simbol kepedulian itu, mereka harus menyempatkan diri untuk berkumpul bersama guna mengadakan ritual Dasa Bena,” urainya.  

Dan sebagai bagian dari sebuah ekosistem, keberadaan Bengawan Solo juga tidak bisa lepas dari pengaruh daerah-daerah lain yang menjadi penyangga.  Meski tidak dilewati secara langsung, daerah-daerah tersebut memiliki peran cukup penting dalam kelestarian Bengawan Solo.  Selain itu, saat sungai ini meluap dan menimbulkan banjir, daerah-daerah penyangga itu pasti juga akan terkena dampak luberan airnya.  Karena itu bagi beberapa daerah penyangga, seperti Boyolali, Klaten, Karanganyar, Madiun, Magetan serta beberapa daerah lain, perlu untuk berperan aktif dalam menjaga kelestariang lingkungan yang ada.  Sebab debit air dari sungai ini sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dari daerah-daerah tersebut.  Khusus untuk daerah-daerah penyangga ini, Kresna juga menyebutkan perlu diadakan sebuah ritual yang mengiringi program perbaikan lingkungannya.  Ritual yang dimaksud disini adalah ritual Sapta Cipta.  Proses dari ritual ini juga nyaris sama dengan ritual Dasa Bena.  Pun demikian dengan sesaji yang dipakai dalam selamatan.  Hanya saja bedanya, untuk ritual yang satu ini diadakan di masing-masing daerah tersebut.  “Pada dasarnya ritual ini adalah bagian dari doa dan harapan agar niat tulus memulihkan kondisi lingkungan yang rusak, bisa didengar Tuhan.  Sehingga lingkungan yang ada bisa kembali dipulihkan seperti sedia kala.  Karena biar bagaimanapun, sebuah usaha perlu disertai dengan doa, agar hasil yang didapat bisa benar-benar sempurna,” jelas spiritualis asal Keraton Surakarta Hadiningrat ini.

Sedangkan untuk upaya menangkal banjir secara gaib, Kresna mengaku belum pernah melakukannya. Hanya saja bentuk ritual yang nyaris sama, dia mengaku beberapa kali melakukannya yaitu menangkal datangnya bencana tanah longsor dan air bah di daerah lereng gunung Lawu.  Ritual yang dimaksud adalah ritual Pepak Agung.  Prosesi dari ritual ini sendiri terbilang cukup sederhana. Menurut pengakuannya, dia hanya berdoa di sebuah pepunden  di lereng gunung tersebut untuk selanjutnya disambung dengan kenduri bersama warga disana.  Hanya saja yang membedakan dengan ritual-ritual biasa adalah sesaji yang dipakai di dalamnya.  Dalam ritual itu disajikan berbagai macam sajian lengkap yang kemudian di kumpulkan di pendopo dan dimakan bersama.

Liberty edisi 28 Februari 2009
@phna2017


Sunday, 17 September 2017

ADAB BELAJAR ILMU HIKMAH

Ditulis bagi  siapa  saja  yang  sedang mencari  ilmu  khususnya  ilmu  hikmah  agar  tercapai  segala  hajatnya,  bi’aunillah. 

-Wahai para pencari  ilmu bersihkanlah hatimu, benarkanlah niatmu,  ikutilah sebab sebab tercapainya ilmu, jangan Cuma di angan angan saja.

-Laksanakan  apa  saja yang  telah di wajibkan  alloh padamu,  (seperti  sholat) jangan sampai di tinggalkan, jangan di kurangi (rokaatnya, jangan di kurangi bacaannya), niscaya akan di kabulkan apa yang kau cari dari alloh  (berupa ilmu hikmah, dan terkabulnya doa doa).

-Jagalah hak hak kedua orang tua jangan sampai kau tinggalkan hak haknya, sebab itu bagaikan hutang.

-Harus selalu mengagungkan ilmu, jangan menjadi fasiq, jauhilah.

-Berilah gurumu mahar berupa uang atau emas,  jangan merasa eman eman, jika tidak ingin amalanmu sia sia. 

-Bertemanlah  dengan  para  ulama  yang  mulia  akhlaqnya,  cegahlah  banyak makan, dan banyak tidur. 



-Tidak  boleh munyah  (hanya mengharap  saja,  seperti  pungguk merindukan bulan, bermalas malasan) dan mengikuti nafsu syahwat, jika kamu demikian maka kamu termasuk orang yang lacut (tercela).

-Harus  sungguh  sungguh mencarinya, maka niscaya  akan mendapatkannya, seperti  tersebut  dalam  kitab mathlab  ini,  man  jadda  yajid,  siapa  sungguh sungguh ia pasti akan mendapatkannya.

-Harus sabar dihina, sabar dalam sengsara ketika  riadloh,  jangan sampai hal yang demikian membuat kita putus asa.

-Perpanjang masa sabar  (puasa)mu dan  tambahlah dengan  tirakat,  itu adalah jalan alloh bagi sesuatu yang di tuju oleh sang pencari.

-Bencilah suatu niat main main, coba coba, pada setiap amalan, karena ilmu hikmah tak bisa didapat dengan hati yang niatnya coba coba atau main main.

-Muliakan guru yang punya irsyad, guru yang irsyad itu bagai seorang bapak bagi muridnya, bagai seorang juragan bagi muridnya.

-Mintalah petuah petuah dari gurumu yang irsyad tadi, walaupun gurumu itu seorang  tukang  sayur  keliling.  Ingat  lihat  kata  katanya,  jangan  lihat  orang yang mengatakannya.

-Cukupkan  satu  saja, maka  akan  tambah khasiatnya.  Istikhoroh  setelah  satu amalan yang sudah tercapai sebelum mengamalkan yang lain itu lebih baik.

@phna2017

Saturday, 16 September 2017

MENGENAL ILMU HIKMAH

Ilmu hikmah bagi sementara orang memang agak asing, namun bagi orang-orang yang sudah mengenalnya bukan asing lagi tetapi justru merupakan suatu ilmu tersendiri yang sangat penting dan berguna sekali untuk kelengkapan hidup.  Ilmu Wifiq, Rajah, Azimat dan Asma' merupakan ilmu yang sangat populer di negeri Arab.  Memang ilmu-ilmu ini bersumber dari negeri sana, yang diciptakan oleh para ulama yang ahli dalam ilmu hikmah.  Ilmu ini digarap dari sumber utamanya yaitu Al Qur'an yang kemudian diolah sedemikian rupa setelah disana-sini dirubah, ditambah, dikurangi atau dilengkapi menurut kepentingan masing-masing yang bersangkutan.  Tentu saja pengolahan itu bukan berarti mengubah Al Qur'an, melainkan dia hanya sebagai sumber pengambilan saja yang diambil intisarinya.

Jadi ilmu Wifiq, Rajah, Azimat dan Asma' sebagian besar terdiri dari sandi-sandi yang berupa huruf hijaiyah, angka-angka arab, atau cuma berupa garis-garis saja.  Meskipun begitu ilmu ini mengandung kekuatan ghaib yang tak kalah hebatnya bila dibandingkan dengan ilmu-ilmu yang mengandalkan kekuatan jasmani dan akal.  Sebab cara pembuatannya bukan sekedar ditulis begitu saja, akan tetapi bersamaan dengan itu para ulama yang membuatnya melakukan berbagai tirakat seperti berpuasa, shalat malam, berdzikir, mencegah makanan-makanan tertentu dan lain sebagainya yang kesemuanya itu dimaksudkan untuk mendekatkan diri kepada Allah serta memohon pertolongan kepadaNya.



Setelah berbagai laku itu dikerjakan, lalu diadakan tajribah atau uji coba untuk membuktikan kemujaraban atau kemampuan wifiq, rajah, azimat dan asma' yang dibuat itu.  Bila benar-benar telah berhasil memiliki keampuhan menurut kepentingan yang bersangkutan, maka wifiq, rajah, azimat, asma' itu baru dapat digunakan.  Dan sekarang kita tinggal mewarisinya untuk digunakan dimana perlu.  Sebab manusia dalam menempuh kehidupannya tidak bisa lepas dan terhindar dari bermacam-macam kesulitan yang kadang-kadang kesulitan itu tidak dapat dihadapi atau diselesaikan dengan kekuatan jasmani dan akal.  Disini baru digunakan ilmu-ilmu ghaib seperti ilmu-ilmu yang tersebut diatas.

Ternyata ilmu-ilmu itu telah banyak menolong orang-orang yang baru dalam kesulitan atau mereka yang baru mempunyai hajat besar dan penting.  Kendatipun demikian kita sebagai orang yang percaya akan kekuasaan Allah, maka segala sesuatunya itu harus diserahkan sepenuhnya kepadaNya.  Manusia itu cuma dapat berikhtiar, sedang Allahlah yang menentukannya.  Sehingga betapapun ampuh khasiat yang dikandung oleh wifiq, rajah, azimat dan asma' atau yang sejenisnya semuanya tidak akan berarti apa-apa bila tidak mendapatkan izin dari Allah.

Oleh sebab itu bagi orang-orang yang ingin mengamalkan ilmu-ilmu tersebut diatas harus selalu berjalan dan bertindak di dalam ridha Allah yang disebut Ketakwaan.  Yaitu menjauhi segala larangan dan menjalankan semua perintah Allah.  Semoga kita semua termasuk orang-orang yang bertakwa.

Oleh:
M. Musyaffa' Asmuni
Demak 18 Januari 1984

Sunday, 10 September 2017

AMALAN TOLAK MUSIBAH


Apabila ada orang yang inin selamat dari bencana misalnya kebakaran, tenggelam, mempunyai musuh, atau ingin selamat dari bahaya pencurian, sakit, risau pikiran, banyak hutang, maka amalkanlah bacaan dibawah ini:

Amalan:
Allahumma yaa dayyaanu wa yaa qowiyyul ardhi wa yaa

Tata cara:
dibaca setiap selesai sholat fardhu

Saturday, 25 March 2017

GERBANG GAIB PRABU BRAWIJAYA DI GUNUNG LAWU


Sembari sesekali harus menyibak lebatnya semak yang menutupi jalan, hal itu tak menuyurutkanlangkah Joko dan kawan-kawannya untuk terus melanjutkan perjalanan menuju lokasi air terjun Ringin Jenggot. Masih belum dibukanya akses jalan secara sempurna, memang memaksa siapa saja untuk menyusuri jalan setapak dilereng gunung Lawu untuk sampai ke tempat yang diyakini sebagai salah satu petilasan Prabu Brawijaya V dari Majapahit itu. Air terjun Ringin Jenggot sendiri memang belum banyak dikenal masyarakat. Lokasinya yang jauh berada di dalam kelebatan hutan gunung Lawu, membuat tidak semua orang tahu keberadaannya. bahkan warga Dusun Tempel banyak yang belum tahu lokasi keberadaan air terjun ini. Ya..air terjun Ringin Jenggot memang berada di Dusun Tempel, yang masuk dalam wilayah Desa Anggrasmanis, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Dusun Tempel sendiri termasuk salah satu dusun yang berada di tempat tertinggi di lereng gunung Lawu. Sehingga tak salah kalau wilayah ini juga jarang didatangi masyarakat dari luar desa. Yang membuat kondisi alamnya relatif terjaga dari sentuhan orang-orang tak bertanggung jawab.


Ini terlihat dari sepanjang jalan menuju lokasi air terjun. Hutan di kawasan ini terlihat masih sangat lebat dan terjaga. Sehingga suasana mistispun sangat terasa manakala memasuki sudut-sudut hutan yang di dominasi jajaran pohon-pohon besar dan rindang itu. Dan meski berada di tempat yang cukup terpencil, namun bagi para petualang hal itu tidak jadi masalah. Seperti yang dilakukan Joko dan kawan-kawannya yang memang kerap keluar masuk hutan demi mencari tempat-tempat keramat yang jarang didatangi orang. Apalagi ada kabar yang menyebutkan bahwa jalur menuju ke air terjun Ringin Jenggot adalah jalur yang dipakai oleh Prabu Brawijaya V untuk menuju ke puncak Gunung Lawu dan moksa di sana. 


GERBANG GAIB
Hal ini seperti yang disampaikan oleh Wagimin, Kepala Desa Anggrasmanis. Menurut Wagimin hal itu berdasarkan cerita dari para orang tua serta adanya sebuah prasasti bertuliskan huruf Arab pegon di sekitar keberadaan air terjun. Prasasti bertuliskan Al Karomah itu dilengkapi dengan gambar anak panah yang mengarah ke puncak gunung Lawu. Kuat dugaan bahwa prasasti itu sebenarnya sebuah petunjuk bagi siapa saja yang menjelaskan bahwa di puncak gunung Lawu terdapat karomah atau kemuliaan. Sehingga kemudian banyak orang berusaha datang ke puncak gunung tersebut. “Prasasti bertuliskan Arab pegon itu kemungkinan dibuat oleh para wali yang menuntun Prabu Brawijaya menuju puncak Hargo Dalem (salah satu puncak gunung Lawu). Dan dari tempat itu ke puncak jaraknya juga sudah dekat. Yaitu hanya sekitar empat jam perjalanan saja,” jelasnya.

Hanya saja makna jalur pamuksan disini diyakini memiliki banyak penafsiran. Kalau Wagimin menyebut bahwa di tempat itu dulu ada sebuah jalur khusus yang menuju ke puncak, dan sekarang hilang. Tidak demikian dengan Joko. Pria paruh baya yang juga dikenal sebagai seorang spiritualis ini menyebutkan bahwa makna jalur pamuksan disini bisa dimaknai bahwa Prabu Brawijaya sejatinya melalui jalan gaib untuk sampai di puncak gunung Lawu. Pandangan ini didasarkan pada kenyataan bahwa ujung jalur setapak yang ada berhenti hanya sampai di lokasi air terjung Ringin Jenggot. Selebihnya hanya berupa tebing batu denga sudut vertical yang tidak mungkin di lalui orang dengan mudah. 

Sehingga bisa dimungkinkan bahwa air terjun Ringin Jenggot ini merupakan lorong gaib yang dilalui oleh Prabu Brawijaya menuju puncak gunung Lawu. Dan hal itu bisa dilakukan karena sang raja memiliki kemampuan spiritual sangat tinggi. Sehingga bisa melakukannya dengan mudah. Pendapat ini juga dikuatkan dengan kondisi energi disekitar air terjun Ringin Jenggot yang sangat besar. Sehingga memang menjadi tempat yang sangat ideal bagi mereka yang hendak menjalankan ritual tertentu. “Pancaran energi di tempat ini memang sangat besar. Bahkan bagi mereka yang memiliki indra ke enam pasti akan bisa melihat makhluk-makhluk tinggi besar yang menjaga air terjun itu. Yang menunjukkan kalau tempat ini bukan tempat sembarangan. Sehingga harus dijaga sedemikian ketaj,” ungkap Joko.


Sebagai seorang spiritualis, Joko memang memiliki kemampuan lebih untuk bisa melihat kejadian di alam gaib, termasuk keberadaan sosok makhluk gaib yang disebutnya sebagai genderuwo itu. Karena itu pula Joko mengatakan bahwa tempat itu bisa dijadikan tempat mencari pesugihan yang dalam hal ini berwujud popok wewe. “Kalau yang bisa melihat, tepat di bawah cabang air terjun itu, bisa terlihat sosok makhluk wewe yang tengah mencuci pakaian mereka. Yang dalam dunia pesugihan disebut popok wewe. Nah, bagi mereka yang ingin jadi orang kaya, bisa meminta salah satu dari popok itu untuk dijadikan jimat. Dengan membawa benda itu, maka kita bisa menghilang, sehingga bisa berbuat apa saja termasuk mencuri uang sebanyak yang kita mau tanpa diketahui orang lain.” papar Joko.

Hanya saja untuk bisa mendapatkan popok wewe bukan perkara mudah. Sebab butuh perjuangan berat agar sang makhluk gaib itu mau memberikannya. Yang salah satunya adalah dengan puasa serta berndam semalaman di bawah guyuran air terjun. “Pada tengah malam biasanya sosok wewe akan muncul dan disana transaksi bisa dilakukan. Tapi ada juga orang yang bisa mendapatkan popok wewe tanpa harus melakukan ritual berta. Biasanya cukup dengan melakukan ritual penarikan seperti penarikan pusaka. Dan untuk ritual ini biasanya yang diperoleh adalah popok wewe yang sudah sengaja dibuang oleh pemiliknya. Namun demikian kekuatannya tetap ada, karena bagaimanapun benda itu adalah barang pribadi makhluk gaib,” pungkas Joko.

Sekian
@phna2017

Wednesday, 22 March 2017

PENGERTIAN TENAGA DALAM


APA ITU TENAGA DALAM
Tenaga dalam atau istilah asingnya yaitu “Inner Power” adalah tenaga yang tersimpan di dalam tubuh manusia dan mengendap di bawah sadar.  Tenaga yang tersimpan dibawah sadar ini bila dibangkitkan akan besar sekali, melebihi tenaga biasa yang sehari-hari digunakan manusia untuk melakukan aktifitas sehari-hari.  Tenaga dalam itu bisa digiring dan muncul kepermukaan dengan latihan-latihan tertentu.  Di dalam tubuh manusia memang terdapat dua kekuatan yang saling menunjang satu dengan lainnya, sekalipun daya kekuatannya biasanya tidak sama.  Dua kekuatan yang dimaksud adalah kekuatan tenaga luar dan kekuatan tenaga dalam.

TENAGA LUAR
Yang dimaksud “Kekuatan tenaga luar” adalah tenaga biasa yang dihasilkan dari pembakaran karbohidrat oleh oksigen di dalam tubuh.  “Luar” maksudnya bagian yang jelas nampak wujudnya.  Contohnya bentuk tubuh kita ini adalah “Luar”.  Maka tenaga luar juga disebut tenaga fisik yang mengandalkan kekuatan otot-otot tubuh.  Tenaga luar ini disebabkan oleh adanya energi fisik didalam tubuh.  Energi fisik ini adalah hasil pembakaran karbohidrat oleh oksigen (atau hasil metabolisme tubuh).  Pada prinsipnya setiap orang sejak lahir memiliki tenaga luar yang ditumbuhkan oleh makanan-minuman yang dikonsumsikan setiap hari.  Zat-zat makanan di dalam tubuh (energi fisik) atau tenaga jasmani.  Maka dari itu tenaga fisik masing-masing orang tidak sama.  Ada yang kuat dan ada juga yang lemah.  Faktor gizi yang dimakannya akan menentukan tenaga fisik seseorang.  Apalagi gizi yang dimakannya cukup baik dan rajin berolahraga atau bekerja yang menggerak-gerakkan otot tubuh secara teratur setiap harinya, maka tenaga fisik yang diperolehnya semakin besar.  Contoh seperti tukang pandai besi, tukang becak, kuli pengangkut barang dan petani yang sering mencangkul disawah tenaga fisiknya sangat bagus.  Tubuhnya kuat perkasa, sebaliknya orang yang kerjanya hanya duduk seperti orang kantoran, pedagang dan sebagainya fisiknya akan lemah.

TENAGA DALAM
Sedangkan kekuatan tenaga dalam atau kekuatan dalam merupakan kekuatan abstrak atau kekuatan rohani (kekuatan batin).  Kekuatan dalam ini biasanya muncul dari alam bawah sadar.  Contoh bendanya seperti sebongkah es batu yang dimasukkan dalam air tawar.  Sama-sama dari air, es akan mengapung diatas air tawar.  Nampaknya es batu itu keras dan kuat (ibarat tenaga fisik), tetapi kekuatannya kalah dengan air tawar (ibarat tenaga dalam).  Bongkah es tidak mampu tenggelam karena adanya daya dorong dari dalam air tawar keatas.  Bagian yang dibawah air jauh lebih besar dari bagian yang diatas air.
Begitu juga dengan tenaga dalam, daya kekuatan tenaga dalam memang lebih besar dari pada kekuatan tenaga luar karena tenaga dalam ini berada dibagian yang lebih dalam dari kekuatan luar (fisik), maka banyak juga orang menyebut tenaga dalam dengan tenaga cadangan atau tenaga inti atau tenaga dasar.  Sayang tidak semua orang menyadari bahwa sebenarnya dirinya memiliki tenaga cadangan tersebut.  Bukti tenaga dalam berada di bawah sadar adalah seperti contoh cerita dibawah ini:

Artikel terkait: MENJEBAT TUYUL BAJANG

Cerita 1
Ada seorang perjakan yang sebenarnya penakut tidak berani memanjat pohon kelapa, sekalipun pohon itu agak rendah.  Suatu hari cewek cantik pacarnya datang ke desanya dan cewek tersebut kepengen minum air kelapa muda.  Karena terpaksa, perjaka tadi nekat memanjat pohon kelapa di kebun yang pohonnya sangat tinggi.  Sekalipun keringat membasahi tubuhnya, akhirnya perjaka tadi berhasil memetik buah kelapa muda yang dikehendaki sang pacar.  Nah.. keberanian yang tak diduga-duga itu timbul tanpa sengaja dari alam bawah sadarnya, karena terpaksa.

Cerita 2
Ada anak kecil yang sebenarnya tergolong penakut, karena terpaksa mencuri buah jeruk keprok milik tetangganya, baru memetik buah jeruk ia diburu anjing penjaga kebun.  Tentu saja anak itu sangat ketakutan, apalagi anjing yang mengganggu itu besar dan nampak galak.  Ia berlari cepat sekali keluar kebun yang berpagar tinggi.  Tanpa mempedulikan keselamatannya lantaran takut digigit anjing, anak itu melompati pagar yang cukup tinggi dan berhasil.  Ia lolos dari gigitan anjing yang sangat ditakuti.  Padahal tinggi pagar yang dilompati itu sekitar 2 meter, sedang tinggi badan itu cuma 150 cm.  Itulah keberhasilan tenaga cadangan yang keluar dari bawah sadarnya karena begitu takut dan terpaksa.

Begitu memang adanya, tenaga dalam yang tersimpan rapi dibawah sadar didalam tubuh manusa, bisa tiba-tiba muncul apabila si pemilik sedang berada ketakutan yang amat sangat.  Seseorang yang lembah lembut bisa dengan tiba-tiba garang, garas dan tenaganya menjadi kuat apabila jiwanya sedang terancam atau karena terpaksa sekali.  Sebenarnya tenaga dalam tidak hanya muncul apabila si pemilik sedang dalam situasi terancam bahaya saja.  Memunculkan dan menggunakan tenaga dalam bisa dipelajari dan dilatih oleh setiap orang dengan bimbingan dan arahan yang benar.  Pernafasan menjadi dasar utama dari hampir semua perguruan tenaga dalam, baik tenaga dalam murni maupun tenaga dalam karomah.  Calon-calon anggota berlatih jurus-jurus untuk mengaktifkan titik-titik listrik batin di dalam tubuhnya.  Latihan atau olah pernafasan yang kemudian akan mempengaruhi perubahan asam basa dalam tubuh akan menaikkan aktivitas listrik batin yang ada di dalam tubuh itu.  Listrik batin itu sebenarnya energi batin.
Sudah barang tentu kekuatan tenaga dalam yang tersimpan di dalam tubuh itu terbatas.  Maka pemakai tenaga dalam dituntut untuk rajin menghimpun energi batin di dalam tubuhnya dengan latihan-latihan tertentu.  Bila malas berlatih, maka kekuatan tenaga dalam yang dimilikinya akan surut.  Energi batin ini dihasilkan dari prana yang bersatu dengan oksigen di udara bebas.  Energi batin inilah yang menimbulkan tenaga dalam (yang semula tersembunyi di bawah sadar).  Jadi ada energi listrik (lahiriah) dan ada energi batin (Metafisik). Kalau energi fisik ditubuh manusia merupakan hasil olahan oksigen, sedang energi batin didalam tubuh manusia merupakan hasil olahan prana di bawah sadar seseorang.  Energi fisik ini di alam gaib tidak nampak, sedang energi batin akan nampak seperti cahaya.  
Oksigen dan prana sama-sama tersebar di atmosfir bumi.  Hanya saja prana lebih halus dari oksigen, karena prana ini sifatnya gaib, sedang oksigen sifatnya nyata di alam fisik.  Sedang latihan tenaga dalam dengan pernafasan itu sebenarnya bukan oksigen yang dibutuhkan tetapi prana lah yang menjadi sasarannya.  Maka cara memperoleh tenaga dalam diperlukan sugesti, konsentrasi, pernafasan khusus dan jurus-jurus tertentu untuk menghimpun energi batin atau istilah cinanya adalah Chi yang diendapkan di Tan Tien.  Getaran pancaran energi batin inilah sebenarnya disebut dengan tenaga dalam atau bio listrik atau listrik batin atau juga disebut pancaran gelombang elektromagnetik tubuh.
Margono Gatot dan Surya Alam. 
Tanpa Tahun. “Tenaga Dalam Karomah Asmaul Husna”. Surabaya: Pustaka Ilmu
@phna2017

PENGOBATAN SAKIT IMPOTENSI


Menurut penjelasan dari Wikipedia Impotensi biasanya merupakan akibat dari :
-Kelainan pembuluh darah
-Kelainan persyarafan
-Obat-obatan
-Kelainan pada penis
-Masalah psikis yang memengaruhi gairah seksual.

Penyebab yang bersifat fisik lebih banyak ditemukan pada pria lanjut usia, sedangkan masalah psikis lebih sering terjadi pada pria yang lebih muda. Semakin bertambah umur seorang pria, maka impotensi semakin sering terjadi, meskipun impotensi bukan merupakan bagian dari proses penuaan tetapi merupakan akibat dari penyakit yang sering ditemukan pada usia lanjut. Sekitar 50% pria berusia 65 tahun dan 75% pria berusia 80 tahun mengalami impotensi.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu penyakit pembuluh darah (misalnya aterosklerosis) bisa menyebabkan impotensi. Impotensi juga bisa terjadi akibat adanya bekuan darah atau akibat pembedahan pembuluh darah yang menyebabkan terganggunya aliran darah arteri ke penis.

PENGOBATAN TRADISIONAL IMPOTENSI
Ramuan:
-2 butir telur ayam kampung.
-5 gram kunyit.
-10 gram madu murni.
-10 gram adas.
-10 gram bawang putih.
-20 gram merica.
-25 gram pulosari.

Cara meramu:
-Bawang putih, adas, merica dan pulosari ditumbuk hingga halus kemudian dijadikan satu.
-Bubuhkan air panas secukupnya.
-Setelah bahan tersebut dingin, campurkan kuning telur dan madu.
-Aduklah sampai rata.
-Minumlah 2 jam setelah makan malam dan lakukan secara teratur agar perubahan semain terlihat jelas dan andapun cepat sembuh.

Hartatik Sri. 2011. 
“Pengobatan Herbal dan Pijat Refleksi”. Surabaya: Bintang Usaha Jaya

@phna2017

Tuesday, 21 March 2017

MEMBURU BERKAH NYI RORO KIDUL


Lokasi ini dipercaya menjadi magnet utama sebagai pusat kekuasaan penguasa pantai selatan, yakni Pantai Karang Hawu, di Sukabumi, Jawa Barat.

Di tempat ini, konon adalah rumah bagi Nyi Roro Kidul, lelembut yang dipercaya sebagai ratu penguasa pantai selatan yang legendaris. Disebut Karang Hawu karena bentuknya adalah sebuah karang yang mirip bentuk Hawu (dalam bahasa Sunda) tempat memasak terbuat dari tanah liat yang dikeringkan. Karang Hawu berada di Desa Cikakak. Kawasan ini sudah lama dikenal masyarakat sebagai lokasi perburuan berkah. Ribuan peziarah setiap saat selalu datang ke tempat ini. Mereka berasal dari berbagai daerah di tanah air. Sebagian besar adalah para pemburu berkah yang percaya dengan kekeramatan tempat ini. Konon di Karang Hawu ini, Nyi Roro Kidul bertempat tinggal. Di tempat ini pula asal muasal legenda sang ratu cantik itu juga berasal.


Keyakinan itu ditandai dengan adanya sebuah makam yang dipercaya sebagai makam Nyi Roro Kidul. Dari semua mitos yang berkembang di tempat ini, kabar sering adanya penampakan Nyi Roro Kidul pada waktu-waktu tertentu di lokasi ini merupakan daya tarik mistis tersendiri yang banyak menyedot minat banyak orang untuk berdatangan. Sang Ratu biasa muncul dalam wujudnya yang asli yakni seorang puteri cantik jelita berpakaian ala wanita keraton. Dan yang membuat warga percaya setiap kali terjadi penampakan baju keraton yang dipakai Sang Ratu semuanya berwarna hijau, khas mitos pakaian Nyi Roro Kidul yang selama ini berkembang di berbagai daerah di tanah air. Wanita misterius yang dipercaya sebagai penguasa pantai selatan itu setiap kali muncul menampakkan wujudnya selalu mengenakan pakaian serba berwarna hijau dan mengendarai kereta kencana. Kejadian penampakan Nyi Roro Kidul di Karang Hawu memang bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya hal serupa juga sering diketahui masyarakat. Biasanya penampakan itu terkait dengan adanya kabar gaib terkait kondisi pantai selatan maupun penduduk serta wilayah desa Cikakak.


ISYARAT DAN BERKAH
Para sesepuh Desa Cikakak mengakui kehidupan warga di tempat itu memang tak pernah lepas dari pengaruh mitos dan legenda Nyi Roro Kidul. Sebagai wilayah yang didalamnya terdapat sebuah tempat keramat bernama Karang Hawu yang menjadi lokasi makam beserta petilasan Nyi Roro Kidul, segala bentuk wangsit yang disampaikan oleh Sang Puteri selalu menjadi pegangan. Termasuk dalam mencermati tanda-tanda bakal datangnya bencana. “Kanjeng Ratu memang dipercaya tinggal di Karang Hawu. Kalau terjadi penampakan di tempat itu, warga disini tidak kaget, justru sebaliknya malah bersyukur,” kata Dadi Sapta, salah seorang tokoh Desa Cikakak sekaligus juru kunci Karang Hawu.

Kehadiran Nyi Roro Kidul memang selalu terjadi pada setiap malam hari. Peristiwanya seperti diakui masyarakat selalu muncul pada selepas tengah malam. Warga selalu mendengar suara gemuruh ombak laut yang sangat dahsyat. Semula, warga menyangka telah terjadi gelombang tsunami di daerah itu. Karena suara ombak yang sedemikian dahsyat itu sempat membuat warga panik. Namun, saat warga berhamburan keluar rumah, ternyata ombak laut Karang Hawu masih tetap normal. Namun, dari balik gulungan ombak itu tampak sebuah benda asing bergerak seperti hendak menjangkau daratan. Warga yang dibuat bingung hanya bisa melihat kejadian aneh itu. Dalam keremangan malam, warga dapat melihat kalau benda aneh itu merupakan sebauh kereta kencana yang ditumpangi oleh seorang wanita cantik mengenakan pakaian keraton serba berwarna hijau.

Menjual Kitab Ilmu Gaib: Klik Di sini

Sayangnya kejadian itu selalu hanya berlangsung sebentar. Kereta kencana berikut penumpangnya langsung menghilang dikegelapan malam ditelah ombak samudera Pantai Selatan yang terkenal ganas. Warga semakin heran karena kejadian serupa juga muncul lagi pada malam-malam berikutnya. Warga percaya kalau Sang Puteri memang sedang menyampaikan pesan. Dengan seringnya terjadi penampakan Nyi Roro Kidul di Karang Hawu itu, warga berharap ada berkah yang bisa didapat dari peristiwa tersebut. Para sesepuh termasuk para juru kunci pun sudah melakukan serangkaian ritual meditasi untuk mencari tahu tentang makna dari penampakan Nyi Roro Kidul. Namun hingga kini tak jua menemukan hasil karena Nyi Roro Kidul konon masih belum mau buka suara. Dia setiap kali ditemui hanya tersenyum dan melambai-lambaikan tangannya saja, tidak ada sepatah katapun terucap dari mulutnya. Meski demikian warga percaya kalau Nyi Roro Kidul selalu menjaga kawasan tempat tinggalnya itu berikut warga Desa Cikakak yang selama ini selalu menjaga dan merawat lokasi keramat itu.

MITOS KARANG HAWU
Gelombang laut selatan yang ganas memang menambah keangkeran Pantai Karang Hawu. Pemandangan di tepi laut itu sungguh bertabur pesona dengan hamparan pasir nan lembut membuat hati seolah enggan beranjak pergi. Sehingga suara gemuruh ombak yang menimbulkan rasa miris di hati sedikit terobati. Bantuan keras berbentuk lempengan yang menjorok ke laut semakin melengkapi keindahan alam di pantai itu. Batuan itu merupakan terumbu karang yang telah mati dan mengeras. Konon batu yang menjorok ke laut itu merupakan singgasana ratu laut selatan, Nyi Roro Kidul. Di tempat itu juga ada dua gugusan gunung kecil alias bukit. Tepat di bibir pantai ada gunung Winarum, sedangkan di seberang jalan menuju daerah Cisolok terdapat bukit yang dikenal dengan nama gunung Rahayu.


Di kedua puncak itu terdapat makam dan petilasan keramat. Setiap saat, terutama pada malam Jum’at Kliwon, ratusan peziarah mendatangi bukit itu. Banyak peziarah yang datang ke gunung Winarum karena diduga tempat itu terdapat makam Syech Hasan Ali, ulama besar dari Banten. Konon dulu bukit itu merupakan tempat pertemuan 40 Aulia untuk mengatur penyebaran ajaran agama Islam di daerah selatan Sukabumi. Sedangkan di puncak gunung Rahayu ada makam tokoh penyebar agama islam lainnya, yaitu Raden Dikudratullah dan Raden Cengkal Kudratullah, keturunan Sunan Gunung Jati. Namun Karang Hawu justru lebih dikenal sebagai tempat bermukim Nyi Roro Kidul. Di tengah pekat malam, banyak peziarah datang dan mandi suci di tepi batu karang.

Gunung Winarum juga selalu dibanjiri para pengunjung yang ingin ngalap berkah dengan sang penguasa laut selatan itu. Di atas bukit itu juga terdapat sebuah rumah yang dikenal sebagai tempat persinggahan penguasa laut selatan itu berikut dayang setianya. Sekilas bangunan itu tak ada bedanya dengan tempat tinggal penduduk setempat. Namun begitu memasuki ruangan, nuansa mistis langsung terasa. Dinding ruangan itu dihiasi lukisan dan foto perempuan cantik yang mengenakan kebaya warna hijau di padu kain panjang. Di tengah ruangan, tampak peraduan yang dikelilingi kelambu hijau. Batu itu konon kerap dijadikan tempat bersemedi sejumlah tokoh nasional. “Dulu ada yang memotret batu itu, ternyata di dalam foto itu batu tersebut jadi perempuan cantik sedang duduk bersimpuh,” ujar Dadi Sapta.
SEKIAN
@phna2017

Monday, 20 March 2017

EMAS GAIB DAN PENGOBATAN DI CANDI GONDOSULI


Wilayah Temanggung menyimpan beberapa situs purbakala. Salah satu yang paling terkenal adalah Prasasti dan Candi Gondosuli. Seperti namanya, peninggalan masa lalu ini terletak di Desa Gondosuli, Kecamatan Bulu, sekitar 13 kilometer sebelah barat kota Temanggung. Bagi penelusuran sejarah, peninggalan ini demikian penting karena merekam sebuah peristiwa kenegaraan di kerajaan Mataram Hindu.

Ditulis pada 754 Saka (832 M), Prasasti Gondosuli menjadi bukti kejayaan Dinasti Sanjaya. Dengan huruf Jawa Kuno dan berbahasa Melayu kuno disebut tentang pemerintahan Dang Karayan Pu Palar (Rakai Patapan) yang memiliki kekuasaan luas dan banyak saudara. Prasasti Gondosuli yang dipahat pada batu andesit berukuran panjang 290 cm, lebar 110 cm, dan tinggi 100 cm memuat 14 baris tulisan. Bidang untuk 14 baris tulisan ini berukuran lebar 50 cm dan panjang 117 cm.
Baris pertama berbunyi “Nama syiwa om mahayana, sahin mendagar wa’zt tanta pawerus darma”. Artinya adalah “Bakti kepada desa Siwa, Om Mahayana (orang besar) di semua batas hutan pertapaan, tua dan muda, laki-laki dan perempuan, mendengarkan hasil pekerjaan/perbuatan yang baik”. Intinya adalah penghibahan tanah, dimana tanah itu digunakan untuk bangunan suci atau candi. Serta untuk memperingati pembangunan patung raja (Hyang Haji) di sebuah preseda yang disebut Sang Hyang Wintang. Dari papan nama yang menjelaskan tentang isi Prasasti Gondosuli, diterangkan dalam kurung bahwa bangunan suci Sang Hyang Wintang adalah Candi Gondosuli. Candi ini terletak hanya sekitar 5 meter dari prasasti. Sayang benda purbakal ini bentuknya tidak utuh lagi, hanya berupa reruntuhan batu-batu candi. Menurut beberapa sumber, ahli purbakala dari Australia, Prof. Dr. JG. Casparis memperkirakan bentuk bangunan candi ini tidak beda jauh dengan candi di sekitarnya yang dibangun pada abad tersebut. Candi berasitektur Hindu ini diperkirakan juga dibangun Rakai Patapan raja ke 5 Mataram Hindu, yang merupakan anak sanjaya, raja pertama kerajaan itu.

Di reruntuhan benda cagar budaya itu, terdapat sebuah patung (sapi), beberapa yoni dan puluhan batu yang diperkirakan hanya bagian atas candi. Uniknya, masyarakat setempat percaya bahwa masing-masing batu itu dijaga oleh sosok gaib sebangsa jin. Sehingga ada pantangan di kalangan warga untuk tidak berlaku sembarangan di tempat ini. 


Batu-batu berbentuk Yoni yang ada lubang diatasnya juga diyakini memiliki berbagai khasiat. Khasiat tersebut berupa air yang selalu menggenang di dalam lubang-lubang batu mirip lumpang itu. Masyarakat setempat percaya setelah diberi doa, air dari dalam lubang itu berkhasiat menyembuhkan bermacam penyakit. Hal gaib juga dipercaya ada di batu besar yang diatasnya terpahat Prasasti Gondosuli. “Orang sini percaya batu besar ini dihuni banyak emas (angsa emas),” jelas Dawam warga setempat. Kepercayaan tersebut kono muncul setelah seorang paranormal berhasil membuka secara gaib batu itu ddan melihat emas di dalamnya. Sayang sebelum emas-emas itu berhasil diambil, batu keburu menutup.

Terlepas dari cerita-cerita mistis tersebut, pada kenyataannya candi dan prasasti berada satu lokasi dengan pemakaman desa. Dan di pekuburan ini terdapat makam seorang tokoh agama, Kyai Rofi’i yang sangat dikeramatkan oleh penduduk setempat. Karena persoalan makam inilah, upaya peninggalan candi yang pernah akan dilakukan beberapa tahun lalu dihentikan.

@phna2017

Tuesday, 14 March 2017

SANTET AIR MAYAT


BANYAK kalangan dukun aliran sesat menggunakan air mayat sebagai media santet untuk menghancurkan usaha seseorang. Benarkah…?

santet air mayat terkenal ganas serta sangat jarang ada pengusaha yang sanggup bertahan. Setiap pengusaha yang tempat usahanya disirami air mayat dalam waktu singkat dijamin bangkrut. Bukan hanya bangkrut, bahkan pengusaha bersangkutan dililit hutang dalam jumlah besar hingga menjual bangunan tempat usahanya.
Tabib Supranatural Safri R Sutan Sati membenarkan kabar seputar penyalahgunaan air mayat untuk media santet penghancur usaha.
"Penyalahgunaan air mayat jelas menyalahi syariat Islam, sehingga dukun dan pihak yang menyuruhnya sangat berdosa secara habluminallah maupun hablumminanas dan sebaiknya hindari cara-cara sesat semacam itu," ujarnya memberi komentar. Konon, dampak yang ditimbulkan bagi korban santet air mayat bukan hanya mengalami kebangkrutan usaha, namun sepanjang malam mendapatkan teror gaib sangat mengerikan. Salah satunya seperti dialami Budi, warga Tanjung Morawa ini. Dia bukan saja kehilangan warung baksonya miliknya karena dijual dan menanggung hutang sekitar 20 jutaan namun, namun dia kini mesti mengais rezeki menjadi supir angkot.


Berikut ini adalah kisah nyata yang dituturkan Budi tentang kebangkrutan usahanya itu.
Awal 2005 lalu, Budi membuka warung bakso di kawasan Tanjung Morawa. Saat itu, warung baksonya banyak dikunjungi orang. Selain harganya yang ternjangkau juga rasanya enak dari yang lain.  Menyaksikan kemajuan usaha Budi, sejumlah kios yang semula menjual dagangan lain diganti menjadi warung bakso. Akibatnya, persaingan pun semakin ketat. Sejak saat itu, dari waktu ke waktu, jumlah pembeli ke warung Budi terus berkurang. Tetapi, bagi Budi hal itu dianggap sesuatu yang lumrah sesuai dengan hukum pasar.

Sekitar awal 2006, naluri Budi menangkap ada hal yang tidak wajar, terutama setelah mendapatkan kiosnya benar-benar sepi. Bayangkan, omzet dalam sehari hanya cukup buat menutupi kebutuhan dapur keluarga. Bukan itu saja, pada bulan ke tiga 2006, keluarganya merasakan suatu gangguan gaib yang menciptakan rasa takut.

Masih dalam bulan yang sama, sejumlah pedagang bakso lainnya yang biasa mangkal malam hari di sekitar tempat Budi berjualan sempat menggunjingkan peristiwa gaib di sekitar kiosnya. Mereka kerap menyaksikan sosok pocong alias mayat hidup berkeliaran di teras. Gunjingan itu pun akhirnya masuk ke telinga Budi. Untuk membuktikannya, pada dinihari sekitar pukul satuan, seorang diri Budi mengintai dari kejauhan warung baksonya itu. Untuk bersembunyi, dia duduk di balik tumpukan ban bekas.

Berkat lotion anti nyamuk, dia terbebas dari serangan serangan binatang haus darah itu. Lewat bantuan cahaya dari sudut kios, diliriknya jarum jam tangan, saat itu sudah menunjuk pukul 1.15 menit. Sepasang matanya menatap lurus ke arah kiosnya yang sengaja tidak diberi penerangan sehingga suasana temaram sisa lampu dari kios lain di sebelahnya.

Dia meragukan gunjingan para pedagang ketika merasakan pantatnya mulai penat akibat terlalu lama jongkok. Ketika terlintas niat untuk pulang, detak jantung Udi mendadak terpacu. Pandangannya lebih dipertajam. Ternyata benar, samar-samar dia menyaksikan sosok mayat terbungkus kafan muncul dari balik tumpukan kardus bekas snack yang disimpan di teras kios.

Pocong itu bergerak lembut dan makin lama makin jelas setelah terkena sisa cahaya lampu dari kios sebelah. Rasa takut pun mulai merasuk ketika pocong itu terlihat gelisah. Kepala pocong menoleh ke berbagai arah diikuti gerakan tubuhnya. Budi yakin, keberadaannya sudah diketahui mahluk alam gaib itu, sehingga sepasang sandal jepit pelan-pelan dia lepas. Nalurinya memang tepat. Pocong itu melompat-lompat tertuju ke tumpukan ban bekas di mana Budi bersembunyi. Ketika jaraknya tinggal beberapa meter lagi, sekuat tenaga Budi melompat dari balik tumpukan bekas kotak gula lantas lari menjauhi arah datangnya pocong. Sejak itu, untuk hari-hari berikutnya keluarganya pun jadi langganan teror gaib itu.


Berkat arahan dari sahabat lamanya, akhirnya Budi berkunjung ke rumah tabib supranatural Safri R Sutan Sati di Jalan Pukat Banting IV Gang Perhiasan No. 3, Medan. Disinilah Budi mulai menemukan titik terang dari penyebab masalah yang sedang dihadapinya.

"Tempat usahamu perlu diruat," ujar Safri R. Sutan Sati setelah melakukan deteksi dengan kekuatan batin tingkat tinggi.

"Apa nanti itu pakai tumbal yang ditanam," tanya Budi.

"Akh tidak, ruwatan yang saya lakukan ini tidak menggunakan kekuatan jin, tidak pakai kembang, tidak pakai kemenyan dan tidak ada tumbal," ujar Safri R. Sutan Sati. "Saya memakai media berbagai macam jenis minyak dan ramuan tradisional yang diolah secara kebatinan dan Anda saya bekali dengan pegangan do’a – do’a khusus," jawab Safri R. Sutan Sati menyakinkan.

"Pada pagi hari siramkanlah ramuan ini di tempat usahamu, setelah itu nanti jangan kamu lupa untuk memperbanyak sedekah, kalau mau rezeki dicukupkan oleh Allah. Kita harus mau berbagi, apalagi Allah berjanji akan mengabulkan permintaan yang keluar dari mulut orang yang tangannya rajin memberi. Allah akan membantu hambanya jika ia membantu orang lain," ujar Safri R. Sutan Safri memberi wejangan.

"Pengaruh apa yang terjadi pada usahaku ini Pak," tanya Budi kemudian. "Inilah yang namanya pengaruh dunia, manusia tidak akan terlepas dari pada sifat iri dan dengki. Tempat usahamu disiram orang dengan air mayat menggunakan ilmu hitam agar usahamu hancur," kata Safri R Sutan Sati.
Koran Pos Metro Medan
@phna2017